Kamis, 29 Maret 2012

Kopi dan sejarahnya di Indonesia

Sejarah kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Pertama kali, kopi hanya ada di Ethiopia, dimana biji-bijian asli ditanam oleh orang Ethiopia dataran tinggi. Akan tetapi, ketika bangsa Arab mulai meluaskan perdagangannya, biji kopi pun telah meluas sampai ke Afrika Utara dan biji kopi disana ditanam secara massal. Dari Afrika Utara itulah biji kopi mulai meluas dari Asia sampai pasaran Eropa dan ketenarannya sebagai minuman mulai menyebar.

Kopi masa ke masa
1000 SM Kopi mulai dikenal oleh suku Galla di Afrika Timur.
>5 M Kopi sudah dikenal di pelosok Ethopia
700-1000 M Kopi dikenal pertama kali oleh bangsa Arab sebagai minuman energi (untuk begadang). Penyebaran kopi dimulai saat itu bersamaan dengan penyebaran Islam. Sumber kopi pertama di Mocha salah satu derah di Yaman.
1000 M Ibnu Sina menyelidiki zat kimiawi kopi, dokumennya merupakan dokumen pertama yang diketahui membedah kopi dari ilmu kedokteran dan kesehatan.
1400 M Penyebaran kopi dan kedai kopi pesat di jazirah Arab, terutama Mekkah dan Madinah.
1453 M Kopi diperkenalkan di Konstantinopel oleh bangsa Turki (kekhalifahan Ottoman). Kedai kopi yang pertama kali tercatat disana bernama Kiva Han, dibuka tahun 1475.
1600 M Paus Clement VIII, menegaskan untuk mempertimbangkan bahwa ‘budaya ngopi’ merupakan sebuah bid’ah, ‘budaya luar’ yang dapat mengancam (infidel) dan karena itu berdosa bagi yang meminumnya. Namun kemudian ia mengizinkan jika ‘ngopi’ menjadi bagian (alternatif) dari makanan/minuman yang halal dimakan oleh seorang Kristen. Pada tahun itu juga, kopi dibawa dari Mekkah ke jazirah India (Asia kecil) oleh orang yang bernama Baba Budan ketika pulang haji dari Mekkah.
1616 M Kopi dibawa dari Mocha (Yaman) ke Belanda.
1645 M Kedai kopi pertama dibuka di Venice, Italia.
1650 M Kedai kopi pertama dibuka di negeri Kristen (Christendom) tepatnya di Oxford.
1658 M Belanda membuka kebun pertama di Ceylon (Srilanka)
1668 M Kedai kopi ‘Edward Lloyd’s’ dibuka di London. Dari kedai kopi inilah kemudian Edward membuka perusahaan asuransi paling terkemuka di dunia Lloyd of London Insurance.
1668 M Kopi mulai dikenal di Amerika Utara.
1669 M Kedai kopi dikenalkan di Paris oleh duta besar Turki kepada raja Louis XIV.
1670 M London gandrung kopi. Kedai kopi dibuka di setiap sudut London. Kopi mulai diperkenalkan di Jerman. Di Brasilia, penanaman kopi di mulai. Jenis kopi yang ditanam adalah Coffea Arabica Lind.
1674 M Petisi Perempuan menentang kopi dikeluarkan di London.
1675 M Hidangan teh (tea house) mulai dikenalkan di Belanda. Sebelumnya yang ada cuma sajian minuman bir/malt.
1675 M Raja Charles II menutup seluruh kedai kopi di London, tuduhan utamanya adalah kedai kopi sebagai tempat pemufakatan makar.
1679 M Ahli kimia di Marseilles, Prancis memberikan kesaksian bahwa kopi merusak dan membahayakan kesehatan.
1679 M Kedai kopi pertama dibuka di Hamburg, Jerman.
1688 M Lebih dari 800 kedai kopi dibuka di daerah Soho (Inggris). Terutama oleh pelarian Kristen Calvinis dari Prancis (Huguenots).
1689 M Café khas Perancis pertama dibuka, bernama Café de Procope-walau dengan suasana krisis setelah pengumuman kopi merusak kesehatan.
1696 M Kedai kopi pertama bernama The King’s Arms dibuka di New York.
Seorang warganegara Belanda bernama Zwaardecroon, membawa beberapa benih tanaman dari Mekkah ke Bogor, Indonesia. Dan, menjadi tanaman komoditas terpenting di Hindia Belanda.
1706 M Kopi Jawa diteliti Belanda di Amsterdam.
1714 M Kopi Jawa hasil penelitian, oleh Belanda diperkenalkan dan ditanam di Jardin des Plantes oleh raja Louis XIV.
1720 M Kedai kopi Florian bertahan buka di Florence.
1723 M Gabriel du Clieu membawa biji kopi dari Prancis ke Martinique.
1727 M Francisco de Mello membawa biji kopi dari Prancis untuk ditanam di Brazil.
1730 M Inggris menanam kopi di Jamaica.
1732 M Johann Sebastian Bach membuat komposisi Coffee Cantata, di Leipzig. Kantata ini menggambarkan perjalanan spiritual yang juga sebagai parodi atas ketakutan orang Jerman terhadap pesatnya popularitas kopi di German (bangsa Jerman penggemar bir)
1777 M Raja Jerman (Prussia) mengumumkan kritikan dan pelarangan atas kopi, dan mengumumkan bir sebagai minuman nasional Jerman Raya.
1790 M Kedai kopi awal khas British menghilang perlahan tergantikan oleh kedai beer (tavern).
1802 M Cafe sebagai kata yang menunjukkan tempat mulai diperkenalkan di Inggris (sebelumnya coffee house). Kata ini berasal dari kata Prancis ‘eafé’ dan hampir seakar dengan bahasa Italia ‘caffe’. Café menunjukan sebuah tempat yang merupakan restoran dengan menu utama minuman kopi.
1809 M Kopi impor dari Brazil pertama kali masuk pasar Amerika di Salem, Massasuchet.
1820 M Zat Caffeine dalam minuman kopi ditemukan berbarengan oleh tiga penelitian berbeda – dan, tentunya masing-masing peneliti itu bekerja sendiri-sendiri – yang dilakukan oleh Runge, Robiquet, Pelletier dan Caventou
1822 M Prototip dari sebuah mesin kopi espresso dibuat di Prancis.
1839 M Kata ‘Cafetaria’ diperkenalkan sebagai kata hibrida (gabungan) dari Meksiko, Spanyol Dan Inggris.
1859 M Michael Thonet’s Vienna Café chair No. 14 (bangku kedai kopi khusus diperkenalkan pertama kali sebagai ‘bangku yang cocok digunakan sambil menghirup kopi’.
1869 M Cofee leaf rust (jamur kopi) pertama kali diketemukan di Srilanka dan tanaman kopi di Asia.
1873 M Kopi dalam kemasan secara massal diperkenalkan pertama kali di Amerika oleh John Arbukle.
1882 M Dibentuk The New York Coffee Exchange
1869 M Berjangkit suatu penyakit jamur di seluruh Asia yang menyebabkan kerusakkan dari kopi berjenis Coffea Arabica Lind yang waktu itu banyak ditanam di Asia. Hingga pada tahun ini orang mulai menanam bermacam-macam jenis kopi yang banyak terdapat di daerah Congo.
1904 M Mesin espresso dibuat modern oleh Fernando Illy.
1906 M Brazil menaikkan harga kopi setelah menciptakan harga (kurs) tetap untuk komoditas kopi.
1910 M Jerman membuat kopi decaf (pengurangan zat caffein pada kopi seminimal mungkin) Dan diperkenalkan ke Amerika dengan nama Dekafa.
1911 M Pedagang kopi di Amerika membentuk Asosiasi Kopi Nasional.
1915 M Pyrex ditemukan. Pertama kali dipakai sebagai lampu penerangan terutama di perusahaan kereta api sebagai penutup lampu yang tahan panas dan cuaca ataupun benturan fisik. Mulai diperkenalkan sebagai alat dapur, sebagai pengganti kaca. Kedai kopi menggunakan pyrex sebagai gelas tahan panas.
1920 M Kedai kopi ‘baru’ booming di Amerika.
1925 M Vienna Café chair No. 14 diikutkan dalam pameran L’esprit Nouveau di Perancis oleh Le Corbusier. Sampai tahun 1933 bangku model ini diproduksi lebih dari 50 juta.
1927 M Mesin kopi espresso pertama kali diperkenalkan di Amerika. Kedai kopi pertama yang memakai ‘La Pavoni’ di New York. Mesin ini didesain khusus oleh arsitek ternama Italia Gio Ponti.
1928 M Federasi Kopi Kolumbia dibentuk.
1930-1944 M Brazil memusnahkan 78 juta kantong kopi untuk menstabilkan harga.
1938 M Cremonesi membuat pompa piston yang dapat menyemprotkan air panas dengan keepatan tinggi untuk menyeduh kopi.
1938 M Nestle menemukan kopi instan di Brazil, Nestle sampai saat ini merupakan penghasil kopi instan terbesar di dunia.
1939-1945 M Pasukan Amerika membawa kopi instan dalam perang dan memperkenalkannya ke seluruh dunia.
1942 M Kopi menjadi barang yang disimpan secara sembunyi-sembunyi. Di Inggris pada masa ini kopi dijatah pada jumlah tertentu.
1946 M Pabrik Gaggia memproduksi mesin Capucinno secara komersial untuk pertama kali. Kata Capucinno berasal dari warna jubah pendeta Capucin (aliran Francisian-1529).
1948 M Achille Gaggia menemukan mesin kopi espresso secara massal di Milan.
1952 M Mesin Gaggia diimpor ke Inggris. Pada tahun ini kedai kopi setelah perang dunia kedua untuk pertama kali dibuka di London di bulan Juli.
1953 M Bar Espresso menyebar di seluruh Soho. Yang pertama kali adalah Mocha di jalan 29 Frith Street.
1954 M Pembatasan kepemilikan sejumlah komoditi seperti kopi berakhir dengan berakhirnya masa transisi perang dunia kedua.
1957 M Catherine Uttley mendaftar ada 200 bar kopi di London. Mulai banyak yang bar kopi yang memakai plastik mulai dari peralatan dapur, makan, lantai sampai furnitur.
1960 M Bar kopi tercatat bertambah dua kali lipat dari 1,000 menjadi 2,000 di seluruh Inggris, terbanyak di London, sekitar 500 buah.
1962 M Puncak dari konsumsi kopi per kapita di Amerika, 3 cangkir per orang per hari.
1962 M Perjanjian Internasional mengenai perdagangan kopi dibuat, tujuannya mengontrol harga.
1964 M Bar kopi sekarat di Inggris, tergantikan oleh restoran dengan berbagai hidangan.
1970 M Mokha café tutup setelah dikomplain sinis oleh penulis Amerika William S Burrough.
1971 M Gerai Starbuck pertama dibuka di Seattle.
1973 M Fair Trade Coffee pertama kali diimpor ke Eropa dari Guatemala.
1975 M Brazil menderita karena gagal panen, harga kopi dunia meroket.
1989 MPerjanjian Kopi Internasional gagal menstabilkan harga. Dalam sejarah perdagangan kopi turun ke tingkat yang paling rendah.
1990 M Beberapa kedai kopi tutup karena penataan ruang (redevelopment) di Inggris. Diperkenalkan organic coffee yang menjadi primadona di pasar kopi dunia.
1998 M Starbuck mencapai 2.000 gerai di Amerika saja. Di seluruh dunia 5.715 gerai. Sedangkan di Indonesia telah dibuka sebanyak 11 gerai. Starbuck memposisikan diri sebagai kedai kopi dengan jaringan terbesar di seluruh dunia.

source : http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_kopi

Kopi dan tingkatannya

Jakarta, Bagi orang sehat, kopi bisa memberikan banyak manfaat asalkan diminum dalam jumlah yang wajar. Tapi bila diminum dalam jumlah yang berlebihan, kopi bisa menyebabkan orang gugup dan mudah tersinggung.

Kopi pada tingkat tertentu tidak lagi bekerja sebagai pembangkit semangat dan energi, tetapi malah bisa menyebabkan hilangnya konsentrasi serta meningkatnya kegugupan dan mudah tersinggung. Tingkat tertentu ini lebih dari 1-2 cangkir kopi per hari dimana jika sudah melebihi tingkat itu orang cenderung menjadi kecanduan.

"Jika titik puncaknya telah tercapai, secangkir lebih kopi tidak lagi mengarah pada peningkatan konsentrasi atau kinerja," jelas Lucie Nusbaum dari Germany’s Association of Nutritionists, seperti dilansir Indiavision, Kamis (7/7/2011).

Mengonsumsi terlalu banyak kopi dapat membuat Anda menjadi pecandu kopi. Pecandu kopi biasanya akan menderita sakit kepala karena gejala efek balikan (withdrawal) karena tidak mendapatkan sejumlah kopi yang dibutuhkan dalam sehari.

Hal ini akhirnya membuatnya gugup dan mudah tersinggung, layaknya orang yang sakau terhadap alkohol dan obat-obatan terlarang.

Kopi memberikan dorongan jangka pendek untuk tekanan darah tubuh dan ketika peningkatan ini gagal maka dapat mempengaruhi kepala dan menyebabkan sakit kepala.

"Saya harus hidup dengan sakit kepala karena efek balikan, yang dapat bertahan beberapa hari," jelas Nusbaum, yang tidak ingin minum kopi lagi.

Tak hanya dapat menyebabkan gugup dan mudah tersinggung, orang yang minum terlalu banyak kopi bisa mengalami beberapa masalah seperti berikut:

Gelisah
Gangguan kardiovaskular
Sakit kepala
Gangguan pencernaan
Gangguan kencing
Insomnia
(mer/ir)

sumber : http://health.detik.com/read/2011/07/07/070945/1676284/763/pada-tingkat-tertentu-manfaat-kopi-berbalik-jadi-masalah

Rabu, 28 Maret 2012

Kopi dan narkoba

Vermont, AS, Minum kopi di pagi hari diyakini banyak orang dapat memberikan tambahan energi untuk memulai aktivitas. Namun studi terbaru menemukan bahwa pecinta kopi cenderung lebih mudah untuk kecanduan narkoba.

Memang tidak semua pecinta kopi menggunakan narkoba. Tapi jika sudah kenal, orang yang suka minum kopi lebih gampang untuk kecanduan obat-obatan terlarang seperti kokain dan amfetamin.

Hal ini berdasarkan hasil studi dari peneliti Vermont University di Amerika Serikat yang sudah dipublikasikan dalam Drug and Alcohol Dependence.

Menurut peneliti, orang yang merespons positif terhadap kafein termasuk kopi dan minuman energi, akan lebih mudah menanggapi obat perangsang lain seperti amfetamin dan kokain. Inilah yang menjadi alasan mengapa pecinta kopi lebih mudah menjadi pecandu narkoba.

"Orang merespons narkoba dengan cara yang sangat berbeda. Sebagai contoh, dosis tunggal narkoba dapat menghasilkan efek yang sama sekali berlawanan pada dua orang yang salah satunya benar-benar mencintai kopi dan lainnya membenci kopi," jelas Profesor Stacey Sigmon dari Vermont University, AS, seperti dilansir Dailymail, Rabu (12/10/2011).

Profesor Sigmon mengatakan penting untuk meningkatkan pemahaman tentang perbedaan ini, karena perbedaan ini bisa menjadi kunci dalam kerentanan atau ketahanan dalam penyalahgunaan narkoba.

Para ilmuwan percaya bahwa respons seseorang terhadap d-amfetamin juga menunjukkan bagaimana mereka akan bereaksi terhadap narkoba seperti kokain karena memiliki efek yang sama.

Studi ini merupakan studi pertama yang mempelajari prospektif kafein dalam memprediksi efek subjektif positif terhadap obat lain.

"Meskipun data ini tidak berarti semua pecinta kopi berisiko untuk menjadi pecandu kokain, tapi studi ini menunjukkan bahwa individu sangat bervariasi dalam respons subjektif dan perilaku untuk stimulan psikomotor," tutup Profesor Sigmon. (mer/ir)

source : http://health.detik.com/read/2011/10/12/090505/1742035/763/pecinta-kopi-cenderung-lebih-mudah-kecanduan-narkoba

Kopi dan pria botak

Jakarta, Kafein pada kopi sering digunakan sebagai membangkit semangat di pagi hari dan obat bagi orang yang siap begadang. Kopi bahkan memiliki manfaat lebih bagi pria yang mengalami kerontokan rambut, karena penelitian menunjukkan kopi dapat dijadikan obat bagi pria botak.

Penelitian yang telah dipublikasikan dalam International Journal of Dermatolog menunjukkan bahwa kafein pada kopi dapat merangsang pertumbuhan folikel kecil di kulit kepala pada pria yang mulai mengalami kerontokan rambut, seperti dilansir Livestrong, Rabu (30/11/2011).

Kafein bekerja dengan menghalangi efek dari zat kimia yang diketahui dapat merusak folikel rambut. Kebanyakan kebotakan disebabkan karena folikel rambut (kantung-kantung kecil di kulit kepala tempat rambut tumbuh) terpapar dihydrotestosterone (DHT) terlalu banyak.

DHT merupakan bahan kimia yang diproduksi oleh hormon testosteron laki-laki. DHT diproduksi di beberapa area tubuh, tetapi terutama dalam hati dan kulit (termasuk rambut). Banyak faktor yang meningkatkan produksi DHT dalam tubuh, seperti stress, genetika, hormon dan stimulan tertentu.

Folikel rambut akan menyusut jika DHT beredar terlalu banyak di dalam darah, sehingga rambut menjadi lebih tipis dan tumbuh menjadi tidak normal. Jika terus dibiarkan, hal ini memicu kebotakan di kulit kepala.

"Kafein adalah zat yang terkenal, namun sedikit yang diketahui tentang efeknya pada pertumbuhan folikel rambut manusia. Tapi studi ini menunjukkan kandidat yang menjanjikan untuk stimulasi pertumbuhan rambut," jelas Dr Tobias Fischer, yang melakukan penelitian dari University of Jena di Jerman.

Tetapi minum banyak kopi mungkin bukan jawaban terbaik, karena para ilmuwan memperkirakan setidaknya butuh 60 cangkir sehari agar kafein mencapai folikel di kulit kepala.

Sebaliknya, peneliti mengatakan dibutuhkan lotion topikal yang kaya kafein yang nantinya dioleskan pada kulit kepala untuk memblokir efek dari DHT yang merusak. Krim kafein ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan rambut. (mer/ir)

Kopi dan penyakit kronis?

Jakarta, Banyak orang khawatir terkena stroke atau jantungnya akan rusak jika tiap hari harus minum kopi. Penelitian terbaru membuktikan kopi tidak memicu penyakit kronis, bahkan bisa mengurangi risiko diabetes melitus tipe 2 atau sakit gula.

Sebuah penelitian dari German Institute of Human Nutrition Postdam Rehbruecke menunjukkan, risiko terjangkit penyakit kronis pada penggemar kopi tidak berbeda dengan orang yang tidak suka kopi. Artinya tidak ada peningkatan risiko hanya karena minum kopi.

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 42.000 orang dewasa di Jerman, baik yang gemar minum kopi maupun yang tidak menyukainya sama sekali. Para partisipan diamati secara berkala tiap 2 atau 3 tahun, hingga jangka waktu pengamatan selama 9 tahun.

Hasil pengamatan menunjukkan, 871 dari 8.689 partisipan yang tidak pernah minum kopi tetap kena penyakit kronis seperti stroke dan serangan jantung. Perbandingannya tidak jauh berbeda dengan kelompok penggemar kopi, yakni 1.124 dari 12.137 orang kena penyakit kronis.

"Penelitian kami menegaskan bahwa konsumsi kopi tidak berbahaya bagi orang dewasa sehat, dalam kaitannya dengan risiko timbulnya penyakit kronis," kata Anna Floegel yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Reuters, Kamis (1/3/2012).

Malahan dalam penelitian itu, konsumsi kopi bisa memberikan manfaat kesehatan bagi orang yang tidak punya riwayat penyakit tertentu. Partisipan yang mengonsumsi 4 cangkir kopi tiap hari terbukti 32 persen lebih jarang kena diabetes melitus tipe 2.

Belum bisa dipastikan memang bahwa kandungan kopi itu sendiri bisa mencegah penyakit diabetes mellitus tipe 2. Namun sebagian ahli meyakini, beberapa senyawa dalam kopi bisa mempengaruhi sistem metabolisme di dalam tubuh manusia termasuk dalam mengolah gula. (up/ir)

source : http://health.detik.com/read/2012/03/01/182928/1855872/763/tenang-tidak-ada-bukti-minum-kopi-memicu-penyakit-kronis

Kopi dan orang sabar

Jakarta, Menghadapi orang yang menjengkelkan terkadang sangat menguras kesabaran. Sebelum terpikir untuk memaki atau bahkan melakukan kekerasan fisik pada orang semacam ini, latihlah kontrol kesabaran dengan mengaduk kopi pakai tangan kiri.

Bagi sebagian besar orang yang memiliki tangan kanan sebagai tangan paling dominan, cara ini terbukti ampuh meredam amarah dan perilaku agresif. Demikian juga kalau kidal, jika biasanya pakai tangan kiri maka penggunaan tangan kanan untuk aktivitas sehari-hari juga memberi efek yang sama.

Efeknya tentu tidak muncul secara instan, melainkan harus dilatih selama paling tidak 2 pekan. Makin sering latihan ini dilakukan, maka seperti halnya orang belajar main golf atau piano kemampuan untuk mengontrol kemarahan juga akan semakin terasah.

Trik unik untuk mengakali amarah dan agresivitas ini disarankan oleh Dr Thomas Denson, seorang peneliti dari University of South Wales. Dalam sebuah penelitian ia membuktikan, sejumlah relawan yang menjalani latihan ini selama 2 pekan cenderung menjadi lebih sabar.

"Menggerakkan mouse, mengaduk kopi dan membuka pintu. Untuk melakukan ini semua dengan tangan yang tidak dominan butuh kontrol diri karena berbeda dari kebiasaan sehari-hari," kata Dr Denson seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (11/3/2012).

Selain dengan melatih tangan yang kurang dominan untuk mengerjakan aktivitas sehari-hari, cara lain untuk meredakan amarah adalah meditasi. Cara yang sudah tidak asing lagi ini bisa dilakukan dengan mendengarkan suara-suara positif atau white noise seperti suara ombak dan sejenisnya.

Penelitian ini juga mengungkap, orang yang pemarah sebenarnya punya kontrol diri yang baik cuma tidak tahu bagaimana menggunakannya. Hasil pemindaian otan menunjukkan, seorang pemarah jika dihina sebenarnya justru memiliki aktivitas otak di bagian kontrol diri yang lebih tinggi daripada yang bukan pemarah.
(up/ir)
sumber : http://health.detik.com/read/2012/03/11/095742/1863697/763/rahasianya-orang-sabar-adalah-aduk-kopi-dengan-tangan-kiri

Kopi Bikin kita jadi...

Jakarta, Kopi adalah stimulan atau pembangkit stamina, jadi wajar kalau orang meminumnya dengan harapan jadi lebih bersemangat. Namun jika aslinya sudah bersemangat, penelitian membuktikan terlalu banyak kopi justru merangsang sifat pemalas.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan baru-baru ini di jurnal Neuropsychopharmacology membuktikan, efek kafein dalam kopi sangat dipengaruhi oleh kepribadian peminumnya. Jika kepribadiannya kurang bersemangat, kopi bisa membuatnya lebih aktif dan bertenaga.

Namun efek sebaliknya bisa muncul jika kepribadian peminumnya pada dasarnya sudah rajin dan bersemangat. Terkadang, terlalu banyak minum kopi justru menurunkan gairah dan semangat untuk beraktivitas sehingga cenderung menjadi lebih ingin bermalas-malasan.

Jay Hosking dari University of British Columbia yang memimpin penelitian tersebut mengatakan, kepribadian manusia dikelompokkan menjadi 2 kategori berdasarkan semangatnya. Yang pertama adalah kepribadian pekerja yang penuh semangat dan suka kerja keras, lalu berikutnya adalah kepribadian pemalas.

Pengelompokan jenis kepribadian seperti ini juga ditemukan pada tikus, sehingga Hosking menggunakan binatang pengerat tersebut dalam eksperimennya. Hosking menggunakan 2 kelompok tikus yang berbeda kepribadiannya, yakni tikus pekerja dan tikus pemalas.

Ketika diberi injeksi kafein, tikus pemalas menjadi lebih gigih mengejar target yang diinginkannya. Sebaliknya pada tikus-tikus pekerja, injeksi kafein justru membuat pergerakannya sedikit melambat seperti malas-malasan dan tidak segigih biasanya.

Hosking mengatakan, efek serupa juga bisa terjadi pada manusia karena dalam kondisi tertentu kepribadian manusia bisa berubah seperti yang dialami tikus. Selama ini, beberapa penyakit diketahui bisa membuat seseorang kehilangan semangat misalnya depresi dan gangguan pemusatan perhatian.

"Saya pikir mudah dipahami bahwa bagi sebagian orang kopi bisa membuatnya bersemangat sepanjang hari. Namun bagi orang lain, kopi bisa saja membuatnya terlalu gelisah dan malah tidak konsentrasi," kata Hosking seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (29/3/2012).

Pesan yang ingin disampaikan Hosking adalah, jika seseorang termasuk dalam kategori pemalas atau kurang bersemangat maka kapanpun minum kopi akan sangat membantu. Namun jika aslinya sudah rajin dan bersemangat, sebaiknya kopi diminum pagi atau sore hari saat sedang ingin bersantai saja.
(up/ir)
sumber : http://health.detik.com/read/2012/03/29/092011/1879657/763/kalau-aslinya-rajin-banyak-minum-kopi-malah-jadi-pemalas